Make your own free website on Tripod.com

Kemass Saudi Arabia

Akhirnya, Buku Gratis Disalurkan

Selasa, 28 Oktober 2008 sumber : www.Lampungpost.com

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Walau mengalami kendala adminsitrasi, program buku gratis senilai Rp5,4 miliar akhirnya dinikmati siswa. Buku untuk kelas IV--VI SD itu sudah didistribusikan ke sekolah.

Kepala SDN 1 Segalamider Siti Chodijah mengatakan dengan didropnya buku mata pelajaran itu, siswa tidak lagi kekurangan buku. Kini, buku pegangan siswa sudah langkap mulai IPA, IPS, Matematika, Agama, dan Muatan Lokal.

"Buku itu kami terima sudah agak lama, begitu didrop, saya lihat catatannya, saya tanda tangani dan buku langsung didata di perpustakaan," kata Siti, Senin (27-10), di Bandar Lampung.

Menurut dia, sesuai dengan prosedur, buku dipinjamkan kepada siswa sebagai pegangan buku pelajaran. Judul buku yang didrop dari dinas untuk melengkapi judul buku yang belum ada dalam program bantuan operasional sekolah (BOS) buku yang merupakan program pusat 2006.

Ketua Komisi D DPRD Bandar Lampung Heri Mulyadi mengatakan laporan terakhir dari dinas mengatakan buku sudah didrop ke semua sekolah di Bandar Lampung. Buku itu diperuntukkan siswa kelas IV--VI.

Terkait adanya pengaduan yang mengatakan tender buku gratis itu melanggar prosedur, Heri mengatakan pihaknya belum mendapat laporan yang jelas.

"Iya, itu kan kata pihak yang kalah dalam tender, untuk kepastiannya kami belum mendalami," kata dia.

Menurut Heri, melihat pentingnya sarana dan prasarana penunjang pelajaran, di antaranya buku mata pelajaran gratis itu, maka pada APBD 2009, pengadaan buku gratis itu akan kembali diajukan.

Dengan program itu, diharapkan tidak ada lagi anak usia sekolah yang tidak sekolah karena alasan tidak mampu dari segi biaya. Menurut dia, program buku gratis itu akan disebar secara merata ke semua SD/SMP agar setiap sekolah terjangkau masyarakat, terutama masyarakat tidak mampu.

Program itu juga dalam rangka mendukung Wajib Belajar 9 Tahun sehingga pada 2010 nanti Kota Bandar Lampung sudah menerapkan wajib belajar 12 tahun. Kalau Pemkot terus konsisten pada penuntasan Wajib Belajar 9 Tahun, pada 2010 nanti sudah bisa ditingkatkan menjadi wajib belajar 12 tahun. n RIN/S-1

Sebelumnya, dia juga sudah menegaskan kepada kepala dinas pendidikan Bandar Lampung, Idrus Effendi agar program buku gratis dengan nilai anggaran Rp5,4 milyar itu tepat waktu dan tepat sasaran.

Heri mengharapkan, dinas pendidikan memiliki data lengkap tentang jumlah siswa dan judul-judul buku yang akan dibeli. Dengan begitu, buku yang dibeli tidak overlap dengan buku yang sudah dibeli menggunakan dana BOS.

Untuk menghindari monopoli perusahaan atau penerbit buku, pihak dinas juga diminta teliti dalam memilih buku dan perusahaan sesuai dengan standar dan rekomendasi yang dikeluarkan oleh pusat perbukuan (Pusbuk) Departemen Pendidikan Nasional. Mulai dari ukuran kertas, jenis kertas, standar isi dan standar kompetensi serta kurikulum buku yang akan dibeli harus jelas.

Menurut Heri, sesuai siklus anggaran, pada Juli ini seharusnya laporan pertanggungjawaban semester pertama sudah masuk ke pemda. Namun, semua tergantung pihak eksekutif. Biasanya pada September, APBD perubahan baru mulai dibahas.

Enter supporting content here