Make your own free website on Tripod.com

Kemass Saudi Arabia

Objek Wisata Babel Minim

Rabu, 06 Agustus 2008
(Sumber: www.bangkapos.com)

 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Data Badan Pusat Statistik (BPS) Pemprov Babel menyebutkan rata-rata lama tamu asing dan Indonesia menginap pada hotel berbintang di Babel selama April hanya mencapai 1,70 hari (tak sampai dua hari-red).

Kepala BPS Pemprov Babel, Syafril Said, dalam press release Jumat (1/8) menjelaskan, rata-rata pada April tamu yang menginap 1,70 hari atau naik sebesar 0,01 hari, dibandingkan Maret yang sebesar 1,69 hari.
“Lama menginap tamu asing dan Indonesia tertinggi terjadi di Kabupaten Belitung 2,37 hari, diikuti Kabupaten Bangka sebesar 1,67 hari dan Pangkalpinang 1,48 hari,” katanya.

Jumlah tamu asing dan Indonesia yang menginap pada hotel berbintang selama April 2008 mencapai 5.066 orang atau turun 0,61 persen dibanding Maret 2008 yang sebanyak 5.097 orang.

Bulan April 2008 jumlah tamu Indonesia turun 0,95 persen dari 5.069 orang menjadi 5.021 orang, sementara jumlah tamu asing pada bulan April 2008 sebanyak 45 orang atau naik 60,71 persen dibanding Maret sebanyak 28 orang. “Jumlah tamu asing dan Indonesia yang menginap pada hotel berbintang pada April 2008 terbesar terjadi di Pangkalpinang sebanyak 2.455 orang, diikuti Bangka 1.714 orang dan Belitung 897 orang,” terangnya.

Elemen Wisata

Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Babel menyebutkan jumlah kunjungan wisatawan di Provinsi Bangka Belitung tahun 2007 sebesar 74.148 wisatawan nusantara (Wisnu) dan 433 wisatawan mancanegara (Wisma).
Dibandingkan tahun 2006 untuk Wisnu mengalami peningkatan, di mana tahun 2006 Wisnu mencapai 71.099. Sedangkan untuk Wisma terjadi penurunan, di mana pada 2006 sebanyak 1.496 orang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemprov Babel, Yan Megawandi mengatakan, secara riil jumlah kunjungan wisatawan mengalami peningkatan. Lama rata-rata wisatawan menginap 1 hingga 2 hari, di mana untuk waktu kunjungan wisata tergantung dari kondisi yang terjadi. Hal tersebut dikarenakan karakter dari tamu tersebut orientasi urusan bisnis.

“Kalau urusannya selesai mereka akan pergi,” ungkapnya kepada Bangka Pos Group Senin (4/8) saat ditemui di ruang kerjanya.

Kendala yang dihadapi dunia pariwisata Babel, dijelaskan Yan, kurangnya jumlah lokasi wisata, beda halnya dengan yang ada di tempat lain seperti Bali. Ke depan selain menambahkan objek wisata, juga menambahkan paket wisata.

Untuk persoalan tersebut, Pemprov telah melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota. Yan menambahkan, mesti ditingkatkan sisi kualitas dan kuantitas elemen wisata, misalnya permandian air panas Pemali. Ini untuk mendukung persiapan Babel archi 2010. Selain itu persiapan lain untuk Babel archi meliputi empat hal yaitu SDM meliputi infrastuktur, promosi, kebudayaan, destinasi meliputi objek wisata dan elemen.
“Kita terus berupaya dengan bekerja sama dan membuat jaringan kerja,” katanya.( Ditulis oleh y2n )  

 

 

.